Kamis, 30 Juni 2016

LOVE ON F!RE

Tentang semua perasaan ini, ya perasaan yang tak ku mengerti bahkan sama sekali tak boleh terjadi. Untuk semua detak jantung kencang dan rona merah pipi ini, aku butuh alasan mengapa ini terjadi. Lalu pikiranku yang tak lepas dari bayangnya, sekali lagi mengapa ini terjadi?


Rasa nyaman bersamanya terlalu dalam sampai aku lupa siapa dia. Aku takut salah mengartikan senyum, tatap, bahkan semua perhatian itu. Ingin selalu berada bersama raga dan bahkan juga hatinya. Berawal dari rasa nyaman lalu sayang hingga akhirnya takut kehilangan. Takut dia hilang dan semua perhatiannya beralih ketika dia mulai mengukir satu nama dihatinya, ketika senyumnya tak lagi untukku. 

Maaf aku terlalu egois untuk hal ini, untuk hal yang tak pernah terpikir bahkan terlintas sebelumnya. Aku tak pernah menduga feeling aneh ini, terlintas pun tak pernah di benakku. 

Duduk berdua tanpa harus memikirkan orang lain dihatinya lebih dari cukup untuk mengisi senja sepi ini. Menikmati senyum dan setiap katanya hanya untukku sendiri. Aku terlalu menikmatinya sampai aku lupa statusnya. Status dengan perasaan yang sulit dideskripsikan ini. Mengapa harus terperangkap hubungan rumit ini?

Terjalin bersamanya lebih dari cukup dan mengizinkannya menjadi salah satu orang terdekat yang mengenalku lebih dalam. Tapi hati ini yang salah, membiarkannya masuk ke dalam ruang istimewa hati dan menahannya diam disana.


Cukup! Aku takut terjerumus lebih dalam pada perasaan semu ini, tapi aku juga manusia. Aku tak bisa melarang hati, maaf. Aku hanya bisa diam dan memendam, berusaha mengabaikan dan biarkan pergi.